Perempatfinal Akan Cukup Bagus untuk City Musim Ini

Pep Guardiola tak mau muluk-muluk soal target Manchester City di Liga Champions musim ini. Perempatfinal sudah akan cukup baginya, karena sudah lebih baik dari musim lalu.

City akan menghadapi Basel di babak 16 besar Liga Champions musim ini. Leg pertama bakal digelar di St. Jakob Park, Rabu (14/2/2018) dinihari WIB dan leg kedua berlangsung di Etihad Stadium pada 8 Maret mendatang.

The Citizens tampil relatif baik di fase grup lalu, memenangi lima dari enam pertandingannya. Hanya satu kekalahan yang ditelan, itupun di partai terakhir yang sudah tak berpengaruh apapun terhadap kelolosan dan posisi.

Laju meyakinkan plus faktor pengalaman Pep Guardiola membuat City jadi salah satu favorit di Liga Champions musim ini. Guardiola seperti diketahui punya dua gelar Liga Champions sebagai pelatih, saat menukangi Barcelona di 2008/2009 dan 2010/2011.

Selama empat musim di Barcelona dan Bayern Munich, dia juga tak pernah terhenti di babak yang lebh rendah dari semifinal. Baru saat bersama City-lah, Guardiola gagal meneruskan catatan itu. City terhenti di babak 16 besar Liga Champions musim lalu.

Guardiola pribadi dalam banyak kesempatan sudah menyatakan bahwa City butuh proses untuk membangun citra di kompetisi Eropa. Sebab tim-tim rival sudah punya sejarah besar di turnamen ini.

Untuk musim ini, meski City melaju meyakinkan, Guardiola tak mau menebak-nebak apakah para rival besar mulai lebih memperhitungkan mereka. Targetnya pun sementara ini masih sekadar lolos ke perempatfinal.

“Saya tak tahu. Saya tak tahu apakah kami siap atau tidak. Saya punya keyakinan penuh kepada para pemain, tidak ada keraguan tentang itu. Mereka juga tahu itu. Tapi kompetisi ini sangat spesial, jadi saya tak tahu,” kata Guardiola dikutip Sky Sports.

“Target kami adalah lebih baik dari musim kemarin, yakni lolos ke perempatfinal. Jadi itu akan cukup untuk jangka pendek.”

“Kami memang lebih baik di musim ini ketimbang musim kemarin, kami tak bisa menyangkal. Tapi kompetisi ini sangat spesial menurut pengalaman saya. Tim-tim begitu efisien dan Anda harus mengontrol momen-momen buruk,” imbuhnya.

Pos Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *