PSM Sebut Kemenangannya Dirampok Wasit

PSM Makassar mengkritik keras kepemimpinan wasit Adi Riyanto pada laga kontra Arema FC. Juku Eja mengaku kemenangan mereka pada laga ini dirampok wasit dengan keputusan-keputusannya.

Herman Kadiaman, asisten pelatih PSM, menilai anak asuhnya pada laga ini telah bermain dengan baik sesuai instruksi tim pelatih. Mereka pun mampu unggul tiga gol pada babak pertama. Namun keunggulan ini sirna karena keputusan wasit.

“Kemenangan kita pada malam ini direbut oleh sang pengadil,” ujar Herman usai pertandingan.

Herman sendiri menyoroti penalti yang diberikan wasit asal Kendal ini pada tuan rumah, khususnya penalti pertama. Namun, ia tak mau banyak berkomentar ihwal hal tersebut. “Kita sama-sama lihat sendiri,” sambungnya.

PSM hanya mampu bermain imbang pada laga pekan ke-22 Liga 1 di kandang Arema FC. Unggul tiga gol lebih dulu pada laga yang dihelat di Stadion Kanjuruhan, Rabu (30/08) ini, PSM dipaksa mengakhiri laga dengan skor imbang 3-3.

Pada laga ini, PSM unggul lebih dulu melalui Wiljan Pluim, Ferdinand Sinaga dan Pavel Purishkin. Namun, keunggulan mereka disamakan Arema melalui dua gol Juan Pablo Pino melalui titik putih dan satu gol Adam Alis.

Sementara itu, pernyataan berbeda dilontarkan gelandang PSM, Wiljan Pluim. Dengan kesatria, pemain asal Belanda ini mengaku bahwa kegagalan mereka memenangi laga ini tak lepas dari kesalahan-kesalahan mereka sendiri.

“Kami bisa saja menyalahkan wasit, karena keputusannya memberi penalti bisa jadi bukan penalti,” ucap Pluim.

“Namun, ini bukan sebuah masalah. Jika kami terus membuat kesalahan-kesalahan bodoh seperti saat ini, kami tak bakal pernah bisa memenangi pertandingan melawan tim seperti Arema. Saya rasa yang harus disalahkan adalah kami sendiri,” pungkasnya.

 

sport-detik.com | Berita Bola, Prediksi Bola, Hasil Pertandingan, Jadwal Pertandingan, Skor Bola, Klasemen dan Transfer Pemain
Sumber : Bola.net

Pos Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *